IBX582438E75156F

Pilhan Travelling Menarik Di Banyuwangi

Travelling Ke Banyuwangi

Tak perlu kaya raya untuk bisa pergi traveling. Dan tidak perlu ke tempat wisata yang jauh untuk mulai traveling seperti yang diulas kumparan berikut.

Bagi kamu yang baru pertama kali ingin mencoba traveling, tidak ada salahnya untuk mulai menjelajah daerah-daerah yang ada di Indonesia. Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki berjuta pesona keindahan alam yang patut kamu eksplor.

Sebut saja Bali, Lombok, Pulau Komodo, hingga Raja Ampat yang menjadi destinasi populer untuk di jelajahi. Namun, tak hanya keempat pulau tersebut, di timur Pulau Jawa kamu bisa menjelajahi beragam destinasi yang ada di Banyuwangi.

Sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan Bali, Banyuwangi memang memiliki beragam keindahan yang bisa kamu nikmati. Pernah mendengar Kawah Ijen, Savana bengkol, hingga Pantai Pulau Merah? Semua destinasi tersebut hanya terdapat di Banyuwangi.
Untuk itulah, kumparan (kumparan.com) menyiapkan enam alasan kenapa kamu harus ke Banyuwangi. Yuk, simak.

1. Banyuwangi Memiliki Pantai yang Memesona

Banyuwangi dikenal sebagai salah satu Kabupaten yang memiliki beberapa pantai indah. Salah satunya adalah Pantai Pulau Merah yang berada di Desa Sumber Agung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.

Perpaduan akan kejernihan airnya yang seperti kristal dan dilengkapi pasir putih yang menghampar sejauh 3 km menambah kecantikan pantai ini. Ketika air laut surut, kamu bisa mengunjungi pantai ini dengan berjalan kaki dan menikmati keunikan gunung kecil yang berada di tengah pantai yang tanahnya berwarna merah itu.

Selain Pantai Pulau Merah, ada juga beberapa pantai yang bisa kamu kunjungi seperti Pantai teluk hijau dan Pantai Sukamade yang merupakan habitat penyu super lucu.

2. Banyuwangi Punya Kawah Ijen
Terletak di perbatasan antara Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso, Kawah Ijen dikenal dengan kawah belerangnya yang cantik. Warna hijau turqoise mendominasi kawah yang nampak terlihat seperti sebuah danau itu.

Gunung dengan ketinggian 2,433 meter ini menawarkan rute pendakian dengan suguhan pemandangan alamnya yang begitu menenangkan. Butuh waktu sekitar dua sampai tiga jam untuk bisa sampai ke puncak gunung, namun rasa lelah akan segera terbayarkan dengan panorama Kawah Ijen yang  sungguh menawan.

3. Ada Api Biru Abadi di Banyuwangi
Jika kamu tidak senang untuk bermain air di pantai, tidak ada salahya untuk mencoba destinasi lain dengan melihat fenomena api biru di Kawah Ijen. Fenomena api biru abadi ini bisa kamu nikmati antara pukul 03.30 hingga 04.30 pagi. 

Selain di Banyuwangi, hanya ada satu tempat lagi di dunia yang punya fenomena serupa, yaitu di Islandia. Tak hanya bisa melihat api biru terbesar di dunia, kamu juga bisa melihat dari dekat kehidupan para petani belerang yang berjuang mengangkut beban seberat 70 kg di pundak mereka setiap harinya.

4. Bisa Merasakan Sensasi Berpetualang di Alas Purwo
Taman Nasional Alas Purwo mungkin memang tak seterkenal Kawah Ijen dengan api birunya sehingga banyak wisatawan yang datang ke Banyuwangi kerap kali melewatkan Alas Purwo. Namun, siapa sangka jika ternyata taman nasional yang sering disebut orang-orang sebagai "Hutan Angker" ini ternyata menyimpan banyak hal menarik di dalamnya.

Kamu bisa menemukan banyak fauna yang nyaris punah di sini. Ada langur, kura-kura hijau, hingga merak merah yang bisa kamu nikmati keindahannya di Alas Purwo.

5. Menyapa Hewan Liar di Taman Nasional Baluran
Saat berkunjung ke Banyuwangi, tak lengkap rasanya jika kamu tak berkunjung ke Taman Nasional Baluran. Memiliki luas wilayah sebesar 25.000 Ha, taman yang satu ini jadi destinasi wisata andalan Banyuwangi.

Saking indah dan eksotisnya satwa liar yang ada di dalamnya, tempat ini dijuluki sebagai Afrika van Java. Ketika menjelajah, kamu dengan mudah menemukan gerombolan rusa, kerbau, burung merak, hingga monyet yang lincah.

6. Banyuwangi Memiliki Kuliner yang Beraneka Ragam
Tidak akan lengkap rasanya jika mengunjungi suatu daerah tanpa mencicipi makanan khas daerah itu sendiri. Dan Banyuwangi menawarkan macam-macam wisata kuliner tersebut.

Salah satu makanan khas Banyuwangi yang paling diburu oleh para pelancong adalah Nasi Tempong. Disebut juga sebagai Sego Tempong, seporsi nasi tempong terdiri dari kumpulan sayuran rebus seperti bayam, kenikir, daun kemangi dan lauk tahu, tempe, bakwang jagung goreng, ayam goreng, dan ikan jambal goreng tepung.

Hidangan nasi tempong yang menggugah ini bisa kamu nikmati di tiap sudut kota Banyuwangi karena banyak sekali tempat di kawasan ini yang menjual nasi tempong, termasuk Warung Nasi Tempong Mbok Nah. Warung nasi sederhana ini dianggap sebagai tempat makan nasi tempong yang paling ramai disambangi dan sering mendapatkan empat sampai lima bintang di berbagai aplikasi rekomendasi tempat makan.

Jadi, masih berpikir untuk tidak mengunjungi Banyuwangi?
Special Thanks To Kumparan.com
Share on Google Plus

About Miftah Farid

0 comments:

Post a Comment