IBX582438E75156F

Polisi Menyebar Petugas Berpakaian Preman Saat Malam Tahun Baru

tahun baru

Demi menciptakan suasana aman dan kondusif di maam pergantian tahun, polisi menyebar petugas berpakaian preman di demak jawa tengah, seperti yang etuci.com kutip dari okezone berikut.
Polisi berpakaian preman bakal disebar untuk mengantisipasi pesta minuman keras (miras) saat malam pergantian tahun baru 2017 di Demak, Jawa Tengah. Langkah itu dilakaukan lantaran, pesta miras dianggap sebagai awal tindak kriminal, karena orang-orang yang mengonsumsinya bakal kehilangan kesadaran dan berpotensi menggangu ketertiban masyarakat.

"Kita sebar personel berpakaian preman. Di samping untuk antisipasi curat, curas, dan curanmor, juga mengawasi dan menangkap orang yang membunyikan petasan dan pemabuk," kata Kabag Ops Polres Demak, Kompol Sutomo, kepada Okezone, Jumat (30/12/2016).

Mantan Kasubag Humas Polres Demak itu menuturkan, sebanyak 425 anggota polisi bakal diterjunkan untuk pengamanan malam tahun baru. Jumlah tersebut masih ditambah oleh personel keamanan dari TNI dan Linmas serta sejumlah petugas dari instansi terkait.

"Dalam pelaksanaan pengamanan malam tahun baru ada beberapa titik yang kita tempatkan personel untuk mengantisipasi C3 atau curat, curas, dan curanmor. Selain itu, petugas juga akan mengantisipasi kemacetan, karena warga diperkirakan bakal memenuhi jalan," jelasnya.

Terdapat tiga lokasi di Demak yang bakal menjadi pusat konsentrasi massa untuk menyambut detik-detik tahun 2017. Selain Alun-Alun Demak, pusat keramaian juga disiapkan di Lapangan Tembiring dan Hotel Amantis.

"Untuk di Tembiring, rencananya akan diisi dengan pagelaran budaya barongan dan kasidah. Baru kemudian saat pergantian tahun ada pula pesta kembang api," ucapnya.
Share on Google Plus

About Ferisco Yudha

0 comments:

Post a Comment